Perbedaan Tiga Jenis Ikan Teri Populer Di Indonesia Beserta Harganya 

main image

Ikan teri telah menjadi salah satu bahan makanan yang difavoritkan banyak masyarakat Indonesia. Tidak hanya enak dimakan begitu saja, ikan teri juga kerap menjadi bahan pelengkap dalam sajian Nusantara. Misalnya saja nasi goreng, rempeyek, tumisan sayur, hingga ikan asin. Sehingga tidak heran, ikan teri sangat terkenal, membuat segala hidangan Nusantara terasa lebih gurih dan sedap. 

Mengutip dari beberapa sumber, ikan teri di Indonesia terdiri dari aneka jenis. Namun, secara umum yang dimaksud dengan ikan teri adalah jenis ikan dari keluarga Engraulidae dengan ukuran yang kecil, yaitu sekitar 3 sentimeter. Setelah itu direndam dalam larutan garam, kemudian diawetkan dengan cara dijemur. Karena ukurannya yang kecil, ikan teri biasanya akan diasinkan secara utuh. Baik tulang dan organ ikan, semuanya dapat disantap untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian. 

Di Indonesia, terdapat tiga jenis ikan teri yang paling populer yaitu ikan teri jengki, ikan teri medan, dan juga ikan teri nasi. Ketiga jenis teri tersebut memiliki bentuk, ukuran, dan cara pengolahan yang berbeda. Untuk mengenali perbedaan ketiga jenis teri tersebut, simak ulasan dibawah ini :

  • Ikan Teri Jengki 

Ikan teri jengki memiliki ukuran yang cukup besar, ukurannya lebih besar dari teri medan dan teri nasi. Bentuknya agak silinder dengan bagian perut agak bulat, warnanya pucat, serta kepalanya pendek. Warnanya kuning kehitaman dan ketika digoreng memiliki tekstur yang garing. 

Terdapat dua pilihan jenis teri jengki di pasaran yaitu teri jengki utuh dan teri jengki belah. Teri jengki biasanya disajikan dalam hidangan balado, tumis sayuran, dan kering tempe teri. Rasanya tidak terlalu asin dan terkadang agak pahit, membuat ikan teri ini lebih mudah dipadukan kedalam beragam jenis masakan. Ikan teri jengki juga mengandung kalsium dan fosfor, dimana kandungan tersebut sangat baik untuk membantu mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis. 

Harga ikan teri jengki per kilogram adalah Rp. 140.000 per kilogram.

  •  Ikan Teri Medan

Kemudian ada ikan teri Medan. Meski namanya Ikan Teri Medan, namun ikan asin ini tersebar hampir di seluruh wilayah perairan Indonesia. Teri Medan ini memiliki ukuran yang lebih kecil dari teri jengki, ukurannya lebih mirip dengan teri nasi. Warna teri Medan yang masih segar benar-benar putih bersih dan terang, bukan kecokelatan. Bagian kepalanya masih utuh dengan aroma segar khas sajian laut.

Ikan teri Medan ini dapat digunakan dalam berbagai hidangan lezat seperti kering teri, botok teri, dan pepes teri. 

Harga ikan teri Medan dengan kualitas super adalah Rp. 190.000 per kilogram.

  • Ikan Teri Nasi

Terakhir, ada ikan teri nasi yang merupakan salah satu jenis ikan teri yang terdapat di perairan pesisir dan memiliki persebaran yang luas. Ukuran tubuh ikan teri ini kecil, memanjang, dan biasanya berwarna putih. Ikan teri nasi warnanya lebih kusam atau kecokelatan jika dibandingkan dengan ikan teri Medan. 

Perbedaan tersebut dikarenakan proses mengawetkannya. Disepanjang tubuh ikan teri nasi biasanya terdapat garis putih keperakan yang memanjang mulai dari kepala hingga ekor. Ikan teri nasi yang berwarna putih dan aromanya yang khas, ikan teri ini biasanya dinikmati dalam bentuk rempeyek, bakwan, maupun dibuat sambal. 

Ketika mencarinya di pasar, kamu harus tahu kalau harga ikan teri nasi ini lebih mahal daripada ikan teri jengki. Harga ikan teri nasi kualitas super adalah Rp. 140.000 per kilogram. 

Itulah perbedaan tiga jenis ikan teri yang populer di Indonesia. Kamu lebih suka jenis ikan teri yang mana?  

Leave a Reply